Sabtu, 08 Januari 2011

Beberapa Bagian Komponen Mesin Yang Bermasalah

Bila mesin terasa bergetar secara tidak normal ada kemungkinan disebabkan karena satu atau lebih komponen mesin yang bermasalah.

Berikut adalah tentang komponen mesin yang kerap menjadi penyebab mesin mobil bergetar tidak normal: distributor, koil, busi, sistem injeksi atau karburator (salah satu), dan setelan idle katup karburator.

Pendeteksian komponen rusak harus diawali dengan pengetahuan akan fungsi komponen tersebut. Berikut fungsi masing-masing komponen dan indikasi kerusakannya:

1. Distributor
Komponen ini berfungsi menyuplai tenaga hasil pengapian ke semua komponen penggerak di rangkaian mesin. Bila pendisribusian tenaga terganggu otomatis mesin bekerja dengan tidak baik.

2. Koil
Koil berfungsi untuk membangkitkan energi listrik. Sehingga bila rusak, maka proses pengapian juga tidak akan terjadi. Hal serupa juga terjadi pada busi, yang berfungsi untuk memantik proses pengapian.

3. Busi
Busi yang aus akan terlihat dari bentuk kepalanya yang sudah rusak atau bisa juga renggang. Bila anda menemukan salah satu busi bermasalah anda wajib mengganti satu set (seluruh busi mesin anda) karena biasanya kondisi busi lainnya tidak jauh berbeda.

4. Sistem injeksi (Khusus mobil bersistem injeksi, bukan karburator) Sistem injeksi ini adalah sistem distribusi bahan bakar yang mengalirkan bahan bakar kedalam silinder mesin.

Sebenarnya komponen ini jarang rusak namun sering kali menimbulkan gejala bila kotor/tersumbat. Indikasi injector (sistem injeksi) tersumbat yaitu mesin akan bergetar kasar yang tiba-tiba muncul dan segera hilang kala gas diinjak dalam-dalam dan putaran mesin tinggi.

Coba lakukan langkah berikut:
- Nyalakan mesin dan masukan gigi pada posisi netral
- Injak pedal gas dalam-dalam secara tiba-tiba (seperti mau ngebut)- Bila mesin terasa terbatuk; bahasa sehari-harinya "nge-brebet" kemungkinan besar injector kotor.

Solusinya adalah dengan melakukan Injector Cleaning. Ada beberapa metode diantaranya Ulrasonic dan Interject Service. Injector Cleaning sebaiknya dilakukan setiap 40.000 km untuk menjaga sistem ini selalu prima.

Sebagai catatan, bensin Premium lebih kotor dibandingkan Pertamax dan Pertamax+ sehingga otomatis mobil yang menggunakan bensin Premium Injectornya cenderung lebih cepat kotor.

5. Karburator
Secara fungsi sama dengan injektor yaitu memasok bensin ke silinder namun karburator bekerja secara mekanis manual sedangkan injektor yang sudah elektronik.

Setelan katup Karburator
Ini bukan komponen, hanya settingan saja. Bila setelan idle katup terlalu tinggi katup karburator tak menutup sempurna, dan menyebabkan supply bahan bakar ke silinder terlalu banyak (membanjir).


1. Siklus 2-Tak Mesin Diesel Part 1-1
Motor diesel dikategorikan dalam motor bakar torak dan mesin pembakaran dalam (internal combustion engine). Penggunaan motor diesel bertujuan untuk mendapatkan tenaga mekanik dari energi panas yang ditimbulkan oleh energi kimiawi bahan bakar, energi kimiawi tersebut diperoleh dari proses pembakaran antara bahan bakar dan udara di dalam ruang bakar.
Pada motor diesel ruang bakarnya bisa terdiri dari satu atau lebih tergantung pada tujuan perancangan, dan dalam satu silinder dapat terdiri dari satu atau dua torak.
Tekanan gas hasil pembakaran akan mendorong torak yang dihubungkan dengan poros engkol menggunakan batang torak, sehingga torak dapat bergerak bolak-balik (reciprocating). Gerak bolak-balik torak akan diubah menjadi gerak rotasi oleh poros engkol. Dan sebaliknya gerak rotasi poros engkol juga diubah menjadi gerak bolak-balik torak pada langkah kompresi.

2. meningkatkan Performance Motor Diesel 4 Langkah
Meningkatkan performa tenaga mesin diesel, tidak seperti mesin bensin yang harus ganti komponen (tergantung seberapa besar yang diinginkan). Bahkan sampai harus melakukan pengorekan, karena ingin mendongkrak secara signifikan.

Sementara pada diesel hanya melakukan penyetelan dan pembersihan pada komponen. Inilah langkah-langkahnya.

* Kalibrasi ulang pompa injeksi. Fungsinya, mengatur kembali semprotan solar agar mendekati performa yang dimaui. Selain itu, mengatur konsumsi solar yang masuk ke ruang kompresai via nosel.

* Jatah pasokan solar ditambah, optimal 5-10 persen. Sebenarnya, jatah pasokan solar standar setiap mobil berbeda dan sudah ada standarnya.

* Jika sudah ditambah, jangan lupa setel ulang klep agar lebih rapat. Hasilnya, selain pasokan tambah, tenaga pun meningkat. Efeknya, konsumsi sedikit lebih boros, tapi lebih mudah dan cepat dikerjakan.

* Majukan sedikit timing injeksi dan penambahan sinyal elektrik pada pompa bahan bakar guna mengimbangi permintaan solar. Peranti ini juga bisa meringankan kerja pompa injektor dan kurangi gejala angin palsu.

berikut kabel plug&play. Penambahan tenaga optimal bisa mencapai 70 HP.Untuk diesel yang sudah berteknologi commonrail, bisa menaikkan turbo, turbin dan intercooler. Atau, bisa dengan pemasangan piggyback Dastek Unichip. Yang terdiri dari piggyback be

0 komentar:

Posting Komentar

 
Powered by Blogger